Emak-emak ini bikin heboh
Pasalnya ia nekat melakukan sumpah pocong karena demi sapi. Apa sebenarnya yang terjadi pada emak-emak ini?
Warga Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, dihebohkan aksi salah seorang ibu rumah tangga yang nekat melakukan sumpah pocong.
Sumpah pocong ini karena hal tak biasa, sumpah poncong ini dilakukan demi seekor sapi.
Cerita ini berawal saat Udi(29)(nama samaran) menemukan seekor sapi pada Selasa, 28 November 2017. Sapi itu kemudian diklaim oleh dua orang warga, yakni Joharie (nama samaran), seorang ibu rumah tangga berusia 40 tahun, dan Juddik(nama samaran), seorang petani berusia 25 tahun.
Aparat kepolisian kemudian mengamankan sapi temuan Udi karena khawatir terjadi pertikaian antara Joharie dan Juddik. Keduanya yakin bahwa sapi itu adalah sapi milik mereka masing-masing.
“Sapi itu kita diamankan di Polsek Kelara untuk sementara,” Kata Kapolres Jeneponto, AKBP Heri Susanto, sebagaimana dikutip dari Liputan6, Jumat, 1 Desember 2017 malam.
Joharie kemudian ngotot kalau sapi yang ditemukan oleh Udi adalah sapi miliknya berdasarkan ciri-ciri yang dimiliki sapi muda berwarna cokelat itu.
“Joharie ngotot kalau sapi itu miliknya, demikian pula Juddik. Tapi saking ngototnya Joharie meminta untuk dilakukan sumpah pocong,” terang Heri.
Sumpah pocong pun dilakukan untuk membuktikan bahwa sapi itu benar milik Joharie.
Sumpah pocong itu berlangsung pada Kamis, 30 November 2017, sekitar pukul 14.30 Wita di Masjid Syahru Ramadhan, Jalan Pahlawan, Kelurahan Tolo, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.
Prosesi Sumpah Pocong
Sebelum sumpah dilangsungkan, Joharie terlebih dahulu mengenakan kain kafan bak jenazah yang hendak dikuburkan.
“Prosesi sumpah pocong itu dipimpin oleh Ustaz Abdul Kadir Tompo, dengan pembacaan surah Yasin,” terang Heri.
Prosesi sumpah itu berlangsung aman dan kondusif. Meski banyak masyarakat yang memadati Masjid Syahru Ramadhan untuk menyaksikan sumpah pocong yang dilakukan oleh Joharie.
Aksi sumpah pocong Joharie pun berbuah manis. Juddik mengalah dan menyerahkan sapi itu kepada Joharie. “Warga setempat juga sepakat bahwa sapi itu adalah milik Joharie,” Heri Susanto memungkasi.
Pasalnya ia nekat melakukan sumpah pocong karena demi sapi. Apa sebenarnya yang terjadi pada emak-emak ini?
Warga Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, dihebohkan aksi salah seorang ibu rumah tangga yang nekat melakukan sumpah pocong.
Sumpah pocong ini karena hal tak biasa, sumpah poncong ini dilakukan demi seekor sapi.
Cerita ini berawal saat Udi(29)(nama samaran) menemukan seekor sapi pada Selasa, 28 November 2017. Sapi itu kemudian diklaim oleh dua orang warga, yakni Joharie (nama samaran), seorang ibu rumah tangga berusia 40 tahun, dan Juddik(nama samaran), seorang petani berusia 25 tahun.
Aparat kepolisian kemudian mengamankan sapi temuan Udi karena khawatir terjadi pertikaian antara Joharie dan Juddik. Keduanya yakin bahwa sapi itu adalah sapi milik mereka masing-masing.
“Sapi itu kita diamankan di Polsek Kelara untuk sementara,” Kata Kapolres Jeneponto, AKBP Heri Susanto, sebagaimana dikutip dari Liputan6, Jumat, 1 Desember 2017 malam.
Joharie kemudian ngotot kalau sapi yang ditemukan oleh Udi adalah sapi miliknya berdasarkan ciri-ciri yang dimiliki sapi muda berwarna cokelat itu.
“Joharie ngotot kalau sapi itu miliknya, demikian pula Juddik. Tapi saking ngototnya Joharie meminta untuk dilakukan sumpah pocong,” terang Heri.
Sumpah pocong pun dilakukan untuk membuktikan bahwa sapi itu benar milik Joharie.
Sumpah pocong itu berlangsung pada Kamis, 30 November 2017, sekitar pukul 14.30 Wita di Masjid Syahru Ramadhan, Jalan Pahlawan, Kelurahan Tolo, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.
Prosesi Sumpah Pocong
Sebelum sumpah dilangsungkan, Joharie terlebih dahulu mengenakan kain kafan bak jenazah yang hendak dikuburkan.
“Prosesi sumpah pocong itu dipimpin oleh Ustaz Abdul Kadir Tompo, dengan pembacaan surah Yasin,” terang Heri.
Prosesi sumpah itu berlangsung aman dan kondusif. Meski banyak masyarakat yang memadati Masjid Syahru Ramadhan untuk menyaksikan sumpah pocong yang dilakukan oleh Joharie.
Aksi sumpah pocong Joharie pun berbuah manis. Juddik mengalah dan menyerahkan sapi itu kepada Joharie. “Warga setempat juga sepakat bahwa sapi itu adalah milik Joharie,” Heri Susanto memungkasi.

